Langsung ke konten utama

Respawn

 



Misiku untuk melakukan perbaikan diri di Jakarta bisa dibilang cukup berhasil. Aku yang hobi berpetualang mampu kukembangkan dengan masuk ke unit kegiatan mahasiswa pecinta alam. Tak hanya soal petualangan di alam bebas, aku mendapatkan banyak hal dengan masuk ke kegiatan ini. Sejujurnya aku hanya mengincar keseruan ketika berpetualang di alam bebas di perkumpulan ini. Namun, bisa dibilang 80% hal baru yang aku dapatkan, bersumber baik langsung maupun tidak langsung dari lingkaran ini.

Aku yang dulunya hanya ikut-ikutan, sekarang mejadi berani mengambil keputusan. Aku yang dulunya penakut, sekarang menjadi berani berjalan sendirian di tengah hutan. Aku yang dulu abai terhadap perintah agama, sekarang menjadi paham apa pentingnya menuntut ilmu agama. Dan yang paling memuaskan adalah, aku yang dulunya pendiam dan diremehkan, sekarang menjadi seseorang yang disegani, dipercaya, dan didengar pendapatnya.

Memang benar kata Kakek, seseorang akan menjadi pribadi sesuai dengan lingkungan dia berada. Di beragam lingkungan yang baik ataupun buruk ibukota, aku ditempatkan di lingkungan yang merubahku menjadi seseorang yang lebih bermakna. Aku sangat bersyukur sekali bisa merasakan kesempatan kuliah di Jakarta. Bertemu dan bergaul dengan teman-teman se-Nusantara, melihat potret kehidupan masyakarat mulai dari yang sengsara hingga kaya raya, membuatku memiliki banyak sudut pandang yang beragam dalam melihat suatu permasalahan. Kurasa, itulah yang membuatku berbeda dengan aku di masa-masa sebelumnya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Victoria Concordia Crescit

  Pada salah satu malam minggu saat aku masih SD, Aku dan teman-temanku menonton siaran langsung pertandingan sepakbola di salah satu rumah temanku. Waktu itu, tim yang sedang berlaga adalah Manchester United melawan Arsenal di Stadion Old Trafford, kandangnya Manchester United dalam perhelatan liga premier Inggri musim 2011/2012. Kebanyakan teman-temanku saat itu adalah pendukung MU, sedangkan Aku adalah satu-satunya penggemar klub Arsenal di ruangan itu. Malam itu, Manchester United mendominasi jalannya permainan. Teman-temanku sangat bersemangat berekspresi ketika Wayne Rooney CS menggempur pertahanan meriam London. Walaupun sendirian, Aku pun tidak kalah semangat saat serangan MU dapat dimentahkan oleh lini belakang Arsenal. Pertandingan babak pertama selesai dengan hasil imbang, 1 – 1. Babak kedua, setan jelek berwarna merah semakin beringas mengobrak-abrik pertahanan Arsenal. MU yang sedang bertanding di rumah sendiri, sangat berapi-api di bawah sorakan pendukungnya. Singka...

Membuat Hidup Lebih Bermakna

Pernah gak sih kalian mengerjakan sesuatu yang sebenarnya sangat melelahkan tapi kalian tetap semangat melakukannya? Contoh simpelnya adalah mendaki gunung. Saya sangat suka melakukan perjalanan mendaki gunung. Berada di dalam hutan 2-3 hari tanpa sinyal, makanan terbatas, kegelapan, kedinginan, cuaca yang tidak menentu, bagi saya semua hal itu tidak ada apa-apanya dibandingkan kesenangan yang saya peroleh. Sebagai manusia yang punya keterbatasan berupa rasa lelah, saya juga merasakan capek yang luar biasa ketika mendaki ke puncak gunung, lalu turun lagi kaki gunung. Apalagi kalau letak gunung tersebut jauh dari wilayah domisili, sehingga masih perlu merasakan lelahnya naik kendaraan untuk menuju tempat gunung tersebut berada.  Tapi mau secapek apapun perjalanan mendaki gunung, akan selalu ada perasaan rindu dan keinginan untuk kembali ke gunung. Saya yakin hampir semua pendaki atau bahkan orang yang baru sekali melakukan pendakian dapat mengerti akan hal ini. Saya merasa mendaki g...

Tapi Menurutku Tuhan Itu Baik

Lirik "tiada yang meminta seperti ini" adalah lirik yang sekiranya paling membekas di hati.  Adalah kalimat yang pernah kudengar saat berkunjung ke rumah salah satu teman waku SMA. Kala itu, temanku baru saja mengalami patah tulang tangan akibat kecelakaan lalu lintas. Hari itu aku berkunjung adalah pekan terakhir proses pembelajaran kelas di sekolah. Di pekan berikutnya,  masuk jadwal ujian semester ganjil.  Di ruang tamu, aku dipersilakan duduk dan disajikan suguhan berupa minuman. Selain temanku, di ruangan itu ada Ibu temanku yang ikut mengobrol bersama kami. Kami mengobrol dengan topik utama bagaimana kondisi temanku saat ini dan tentunya juga membahas kronologi kejadian kecelakaan lalu lintasnya. Di penghujung waktu, Ibu dari temanku minta bantuanku untuk menjelaskan keadaan ini kepada wali kelas kami. Beliau mengharapkan kebijakan wali kelas kami untuk mengupayakan bagaimana supaya temanku ini tetap bisa mengikuti ujian, susulan mungkin. "...kan gak ada yang penge...