Langsung ke konten utama

Laki-laki Terjahat di Muka Bumi

 

Menurutmu, siapa orang paling jahat di dunia? Pembunuh? Pemerkosa? Penipu? Pelaku bom bunuh diri? Atau apa? Banyak orang-orang yang melakukan kejahatan dengan motifnya masing-masing. Mungkin sebagian mereka adalah orang-orang yang terpaksa melakukan hal jahat dan merugikan orang lain. Mungkin juga sebagian mereka adalah orang-orang baik yang tidak punya niat sama sekali untuk melakukan kejahatan, namun datang kesempatan yang mendorong mereka untuk melakukan kejahatan. Iya, itu tadi adalah kata-kata khas Bang Napi di setiap segmen akhir program berita salah satu stasiun televisi terkemuka. Waspadalah! Waspadalah!

Tapi tahukah kamu siapa yang terkejam di antara pelaku-pelaku kejahatan? Jawabannya adalah seseorang laki-laki yang memberikan nafkah haram kepada istri dan anak-anaknya. Seorang kepala keluarga yang seharusnya melindungi keluarganya, malah dengan sadar memberikan racun kepada keluarganya. Seorang kepala keluarga yang harusnya berbelas kasih dan penyayang, malah mengantarkan istri dan anak-anaknya ke jurang neraka. Sebelum, itu ada pula bahaya yang akan dijalani oleh orang-orang pemakan harta haram di dunia. Makanan haram akan dicerna oleh tubuh dan menjadi bagian dari tubuhnya. Tubuh yang mengkonsumsi makanan haram, akan cenderung mengarahkan pemiliknya ke perbuatan-perbuatan maksiat. Anak-anak yang sulit diatur, istri yang selingkuh, bisa jadi mereka adalah akibat dari nafkah yang haram.

Rezeki itu sudah ada yang mengatur, tinggal kita yang diwajibkan berikhtiar. Mau caranya haram atau halal, rezeki yang sudah menjadi jatah kita, tidak akan berubah nilainya. Jadi pilihan ada di tangan kita, mau yang berkah atau yang membuat celaka.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Victoria Concordia Crescit

  Pada salah satu malam minggu saat aku masih SD, Aku dan teman-temanku menonton siaran langsung pertandingan sepakbola di salah satu rumah temanku. Waktu itu, tim yang sedang berlaga adalah Manchester United melawan Arsenal di Stadion Old Trafford, kandangnya Manchester United dalam perhelatan liga premier Inggri musim 2011/2012. Kebanyakan teman-temanku saat itu adalah pendukung MU, sedangkan Aku adalah satu-satunya penggemar klub Arsenal di ruangan itu. Malam itu, Manchester United mendominasi jalannya permainan. Teman-temanku sangat bersemangat berekspresi ketika Wayne Rooney CS menggempur pertahanan meriam London. Walaupun sendirian, Aku pun tidak kalah semangat saat serangan MU dapat dimentahkan oleh lini belakang Arsenal. Pertandingan babak pertama selesai dengan hasil imbang, 1 – 1. Babak kedua, setan jelek berwarna merah semakin beringas mengobrak-abrik pertahanan Arsenal. MU yang sedang bertanding di rumah sendiri, sangat berapi-api di bawah sorakan pendukungnya. Singka...

Wisata Mengunjungi Rumah

  Pemerintah akhirnya mengeluarkan kebijakan larangan untuk mudik di saat lebaran tahun ini. Alasan pemerintah ya sudah pasti karena untuk menekan arus mobilitas masyarakat untuk menghindari penularan virus COVID-19 semakin parah. Tahun ini adalah tahun kedua kebijakan ini kembali diambil. Tahun lalu, masyarakat juga dihimbau tidak mudik ketika lebaran datang. Walaupun demikian, banyak sekali masyarakat yang tetap bepergian ke kampung halaman atau ke sanak saudara dalam rangka merayakan hari raya Idul Fitri. Tahun ini, kebijakan larangan mudik kurasa tidak sejalan dengan kebijakan tetap membuka tempat pariwisata. Menteri Pariwisata berdalih bahwa kebijakan ini adalah semata-mata untuk menyelamatkan sektor pariwisata yang lumpuh total semenjak pandemi ini menyerang. Keinginan pak Menteri bisa dipahami, karena maksud beliau adalah membuka ekonomi masyarakat yang lumpuh beserta penegakan protokol kesehatan yang harus diakomodasi oleh pemilik tempat wisata. Sebenarnya, aku bisa men...

Modal Awal

  Sering kali aku diperlakukan berlebihan oleh Ibu. Aku dilarang bermain terlalu jauh, terlalu lama, atau dilarang melakukan aktivitas fisik yang sekiranya dapat membahayakanku. Memang wajar sih, seorang Ibu pasti akan perhatian kepada anak semata wayangnya, kalau kenapa-kenapa, tidak ada gantinya begitu. Untungnya aku memiliki Bapak yang memiliki sudut pandang seratus delapan puluh derajat terhadap anaknya. Menurut Bapak, seorang laki-laki harus memiliki banyak pengalaman dan pengetahuan yang luas. Sehingga, Bapak justru mendorongku untuk bermain yang jauh, berteman ke semua orang, atau lakukan apa yang aku suka, selama tidak mencuri dan tidak berkelahi. Ya, itulah pesan Bapak setiap kali aku izin kemanapun aku pergi. Diizinkan kuliah di Jakarta, adalah salah satu hal yang aku dapat dari Bapak. Sudah jelas bagaimana perasaan Ibu, Beliau tanpa henti-hentinya resah setiap malam memikirkan bagaimana keadaanku di Jakarta. Hal itu berlangsung hingga 3 bulan, sampai-sampai Tanteku ser...